Lokasi Pengunjung Blog

Monday, December 15, 2008

Jago nge-Sax....


Saxdulurs, konon aktivitas satu kali ngesex (ngesax?) setara dengan olah raga bersepeda sejauh 15 km. Katanya lho...

I Love Sax...

I Love Saxophone...

Saturday, December 13, 2008

Sax saxe...


Sungguh saya tidak bisa memahami, ide apa yang ada dibalik penciptaan bemper/key guard dari bahan plastik ini. (Guard yang semestinya berfungsi melindungi, e.., ini malah harus dilindungi saking rapuh dan ringkihnya. Lha wong dibikin dari plastik yang gampang pecah...)

Sax Evolution...

Thursday, December 11, 2008

Wednesday, December 10, 2008

DETAIL ANATOMI SAXOPHONE...


DETAIL ANATOMI SAXOPHONE

Bagian rangka utama saxophone terdiri dari:
1 Neck
2 Body
3 Bow
4 Bell

Semua yang melekat pada neck dinamai:
1. Cork
2. Upper vent hole
3. Nipple
4. Key guide
5. Pillar
6. Stack pillar
7. Saddle
8. Neck guard
9. Socket neck

Yang melekat pada body disebut:
1. Neck screw
2. Lyra holder & screw
3. Lower vent hole
4. Tone hole
5. Socket tone hole
6. Upper thumb rest
7. Lower thumb rest
8. Plate thumb rest
9. Sling
10. Body key guard
11. Clothes guard
12. Pillar
13. Stack pillar
14. Plate pillar
15. Saddle
16. Neddle spring
17. Pivot screw
18. Rod screw
19. Body brace
20. Body brace screw

Yang melekat pada bow disebut:
1. Tone hole
2. Socket tone hole
3. Bow key guard
4. Buffer key guard
5. Pearl key guard
6. Bow guard
7. Bow brace

Yang ada pada bell dinamakan:
1. Tone hole
2. Socket tone hole
3. Bell key guard
4. Buffer key guard
5. Pearl key guard
6. Connecting bell (to body)
7. Bell rim
8. Bell flare
9. Bell engraved

Di samping rangka, ada bagian yang disebut key. Dan key ini terbagi dalam kelompok kelompok key, yaitu:
1 Octave key
2 Pearl key
3 Palm key
4 Table key
5 Side key
6 Spatula key

Bagian bagian yang melekat pada key tersebut dinamai:
1. Finger touch
2. Pearl touch
3. Lever
4. Arm
5. Cup
6. Foot
7. Rod
8. Floating lever
9. Spring post
10. Spring key
11. Roller
12. Adjusting screw
13. Pad
14. Resonator

Key itu berfungsi sebagai pengatur nada, dan nama-nama key tersebut adalah:
1. Lower Bb table key
2. Lower B table key
3. C spatula key
4. C# table key
5. D pearl key
6. D# spatula key
7. E pearl key
8. F pearl key
9. F# pearl key
10. G pearl key
11. G# table key
12. A pearl key
13. Bb pearl key
14. B pearl key
15. C pearl key
16. Side Bb key
17. Side C key
18. Side high E key
19. Side F# key
20. Thrill key
21. High D palm key
22. High D# palm key
23. High F palm key
24. High F# key
25. Front high F key
26. Octave key

Nama nada nadanya sbb:
Nada rendah: Bb; B; C
Nada tengah: C#; D; Eb; E; F; F#; G; G#; A; Bb; B; C
Nada oktaf : C#; D; Eb; E; F; F#; G; G#; A; Bb; B; C
Double oktaf: C#; D; Eb; E; F; F#

Tuesday, December 9, 2008

C-MELODY

JUDUL: C MELODY
KELOMPOK: SAXOPHONE - vintage
MANUFAKTUR: BUESCHER & C.G. CONN
STATUS: koleksi


KISAH
Saxophone C melody merupakan type saxophone yang ditala dalam nada dasar C, berada di antara type Eb alto dan Bb tenor. Dipromosikan pertama kali untuk masyarakat di Amerika oleh pabrik Amerika, Buescher serta CG. Conn. Dengan type C yang disetem serupa nada dasar piano ini diharapkan masyarakat lebih mudah dan cepat menguasainya.

Strategi pemasaran ini berhasil, orang cepat menjadi pintar. Namun begitu mereka pintar, mereka membutuhkan type lain yang lebih luwes melayani berbagai kunci nada. Type itu adalah alto, tenor, sopran ataupun bariton yang dibuat dalam nada dasar Eb dan Bb. Segera saja C melody ditinggalkan, Kini dia sekedar menjadi benda pajangan…

KHAS
Keberadaannya di antara type alto dan tenor terlihat dari model bagian lehernya. Ada yang menggunakan bentuk leher seperti tenor dan ada yang berleher seperti model alto. Gitu…

THE VERY VINTAGE SAXOPHONE...

JUDUL: THE VERY VINTAGE SAXOPHONE
KELOMPOK: saxophone
MANUFAKTUR: couesnon, dan kessel mathias.
STATUS: koleksi.

KISAH
Pada awalnya disain saxophone masih sangat sederhana. Jumlah kunci nada masih belum lengkap dan belum sempurna. Perancangnya belum memikirkan mengenai kenyamanan operasi. Belum juga dipikirkan segi keindahannya. Masih sekedarnya, ala kadarnya.

KHAS
Roller pada spatula dan table key belum terlihat. Mutiara pada fingertouch belum terpasang. Sistem oktave belum dikembangkan. Nada terendah yaitu posisi Bes belum nampak. Ya itulah di antaranya ciri khas saxophone2 tua seperti pada koleksi ini.

The Vintage Baby Sax...


JUDUL: the vintage baby sax
KELOMPOK: saxophone-vintage
MANUFAKTUR: couesnon
STATUS: koleksi

KISAH
Ukuran saxophone sopran belumlah terlalu panjang, kira-kira hanya selengan saja sehingga sebenarnya belum perlu dimodel tekuk. Tapi rupanya supaya lebih mengesankan, model yang lurus itu kemudian didisain menekuk juga. Dengan dimodel tekuk ini, saxophone sopran itu memang nampak lebih mengesankan sebagai sosok saxophone, bukan clarinet. Dan saxophone jenis sopran yang ditekuk dikenal dengan sebutan “baby sax”.

KHAS
Baby sax couesnon ini memiliki piranti tombol yang unik yaitu tombol yang dioperasikan dengan jempol tangan kanan sebagai alternatif kunci nada c.

Belajar Main Saxophone...

Ada orang bilang, kalau mau belajar main saxophone harus belajar clarinet terlebih dahulu...

Kalau kata saya, pengin main saxophone langsung saja belajar main saxophone, tak perlu buang2 waktu dengan belajar clarinet dulu.

Saxophone itu lebih gampang dimainkan ketimbang clarinet. Mengapa? Jalarannya saxophone memiliki mekanisme oktaf yang sederhana, tidak rumit seperti pada clarinet. Beneeerrr. Coba saja!