Lokasi Pengunjung Blog

Saturday, January 10, 2009

Ini Saxhorn atau knalpot?


Saxhorn yang ini mempunyai model corong bukan menghadap ke arah depan ataupun arah ke atas, melainkan ke... belakang! (Persis posisi knalpot sepeda motor). Mengapa begitu? Tujuannya agar kelompok pasukan yang berbaris di belakang marching band itu (saxhorn dipakai untuk marching band militer) dapat mendengar dengan lebih jelas...

Saxhorn..., Sax Horny


Kita tak heran kalau Adolphe Sax membuat saxophone itu dalam aneka ukuran, ada sopran, alto, tenor, bariton, bas dsb. Mengapa? Karena hobinya memang gitu, sebelumnya dia juga telah merancang dan berhasil membuat alat musik tiup "horn" yang bermodel serupa tapi dalam ukuran yang berbeda-beda. Horn hasil rancangannya itu kemudian dinamakan "Saxhorn".

Thursday, January 8, 2009

Lokasi Tina Saxophone Music Gallery...


Untuk info, Tina Saxophone Music Gallery (Rumah Anton/Tina) ada di posisi GEOGRAFIS:
Lintang S 06 derajat 18' 00",0
Bujur E 106 derajat 51' 46",1
Yang di TRACKING dengan menggunakan teknologi Penentuan Posisi GPS (Global Positioning System)
Untuk poro Dulurs yang kebetulan sudah menggunakan GPS untuk Navigasi, input saja KOORDINAT Lintang en Bujur nya Anton....Truss Go To ANTON....pasti dipandu sampai didepan rumah....sungguh....

Horn, horny....


Ternyata, ya ternyata dari gambar2nya yang bisa kita lihat, cornet mempunyai bentuk yang sangat beragam. Wah, jadi nafsu pengin ngoleksi cornet juga nih. Piye Jal?

Ini Cornet, bukan Trumpet...


Kata Cor atau Cornu dalam bahasa latin berarti horn atau tanduk kerbau. Bugle atau buculus dalam bahasa latin artinya kerbau muda alias gudel dalam bahasa Jawa.

Sosok cornet, demikian kita biasa menyebutnya, meskipun modelnya nyaris sama dengan trumpet, namun terlihat lebih gemuk dan lebih mengerucut. Suaranya terdengar lebih dalam dan lembut. Bugle atau cornet sudah dikenal sejak jaman purba, dipakai sebagai alat komunikasi jarak jauh. Di abad pertengahan, bugle yang terbuat dari metal mulai dipakai di kemiliteran, sebagai aba-aba apel pagi siang dan malam. Pada tahun 1810 Joseph Holliday dari Irlandia menerapkan sistem piston pada bugle cornet. Orang bilang, si bogel, bukan bugil, lebih mudah dimainkan dibanding trumpet. Gitu...

Monday, January 5, 2009