Lokasi Pengunjung Blog

Saturday, August 20, 2011

TOMBOL


Baru tombolnya saja udah kelihatan keren, apalagi kalau body-nya...

(google image)

Thursday, August 11, 2011

ADA2 SAJA...


Anjing dalmatian yang satu ini rupanya penggemar saxophone juga. Buktinya, tak hanya sekujur tubuhnya yang totol2 serupa not balok tapi juga di pipinya ada tatto gambar saxophone...

VINTAGE TRAIN


Entah kenapa, saya selalu membayangkan sosok saxophone itu serupa dengan lokomotif tua ini. Atau barangkali lantaran suaranya yang jass-jess jazz-jezz dan tuat-tuit itu ya...

Wednesday, August 3, 2011

Monday, August 1, 2011

Jangan Bingung...


"Tapi Hanny kok bingung ya. Tangan kiri itu di atas atau di bawah" Tanya Hanny. "Tangan kiri di atas lah yauw..."

Kalau aku besar nanti...



"Kalau aku besar nanti, pengin deh aku main saxophone..." Kata si cucu lucu, Hanny.

Wednesday, July 27, 2011

USIA 85TAHUN


Ini saxophone buatan Henri Selmer Paris, modele 26, artinya mulai diproduksi pada tahun 1926 atau sekarang sudah berusia 85 tahun. Kalau orang, usia segitu tentu sudah bergelar S3 alias Sampun Sepuh Sanget. Meskipun uzur namun kondisi saxophone ini masih sangat bugar...

Yang istimewa dari saxophone Selmer modele 26 ini adalah terdapatnya logo berupa bulatan yang dikelilingi untaian daun kecil dengan tulisan didalamnya Henri Selmer, Paris. Untuk pertama kalinya ditahun 1926 gambar logo selmer tersebut diperkenalkan dan kini dikenal oleh dunia.

Sunday, July 24, 2011

SANG "JURU RAWAT"


Untuk membuat saxophone diperlukan sentuhan tangan2 trampil sehingga dapat dihasilkan saxophone yang baik, kuat dan enak dipakainya. Ya, lembaran bahan dasar kuningan itu perlu dibentuk, ditekuk, dilubangi, disambung, dipatri, digosok dsb. Klep2 nya perlu dipasang, dirangkai, disetel, dilem, diganjal dst. Begitu juga perawatannya, perlu seseorang yang ahli merawat sehingga saxophone itu bisa tetap berfungsi prima.

Namun kita sering tak menaruh perhatian kepadanya, kita mengabaikan peran pentingnya. Padahal tanpa mereka, saxophone2 itu boleh jadi hanya bakal menjadi barang rongsok yang teronggok tak berguna.

Dalam kesempatan ini saya ingin memperkenalkan salah satu sosok yang selama ini tersembunyi dibelakang produk saxophone keluaran Rumah Tiup. Atau bolehlah kita bilang, beliaulah sang "juru rawat" atau bahkan sang dokter saxophone.

Seperti terlihat di foto, Tina sedang merawat dan mereparasi saxophone...

Monday, July 4, 2011

POJOK RUMAH TIUP



Semuanya alat tiup, musti ditiup. Kecuali apelnya..., silahkan dima'em.