Lokasi Pengunjung Blog

Monday, January 25, 2016

Buat teman2 yang sedang ngiler pengin belajar dan pengin punya saxophone, pertimbangan untuk membeli saxophone bukan lagi pada apa mereknya melainkan pada harganya, sesuai kagak dengan budget. Kenapa? Itu karena apapun merek saxophone-nya, bunyinya sama saja..., tet tet tet...preeetttt.... Ini saran buat teman2 pemula lho. Harga saxophone baru antara 5,5 sampai 8 jt Rp. Nah, kalau beli di Rumah Tiup, barang ditanggung siap pakai, dan akan diajari gratis sampai bisa serta ada garansi barang selama 1 tahun. Tidak hanya itu, mbayarnya bisa pakai kartu kredit, juga bisa tukar tambah. Latihannya juga simpel, hanya dengan not angka atau not do re mi saja. Satu atau dua kali belajar bisa langsung berlagu. Tiga atau empat kali..., bisa langsung bergaya! Nggak percaya? Coba saja...!
BELAJAR SAXOPHONE GRATIS!!! Belajar gitar, tak bisa-bisa.... Belajar piano, tak bisa-bisa..., Ayo coba belajar saxophone, diajari gratis... sampai bisa! Ditanggung pasti bisa. Silahkan datang ke Rumah Tiup, pilih saxophone sesuai budget, dan langsung diajari. Bergabunglah dengan 3.500 temanmu, keluarga besar Rumah Tiup, yang sekarang sudah bertralala trilili kesana kemari. Ya, main saxophone...
Yang hilang kini telah kembali. Pagi tadi ketika saya belum sempat mandi, datang satu paket berisi 2 buah leher saxophone yang hilang beberapa waktu lalu...., hmmm. Saya berterima kasih kepada semua teman yang telah mendoakan agar hal itu terjadi, agar barang yang hilang itu bisa kembali. Saya juga menghargai Mr X yang telah menyadari kesalahannya dan bersedia mengembalikan. Semoga dihari mendatang semuanya bisa menjadi lebih baik lagi. Sekali lagi terima kasih, kamsia dan thank you, matur nuwun...
Kasihan bener... Ini alto saxophone Henri Selmer Mark VI yang cukup langka dan berharga. Saxophone langka itu sudah sekian lama terpajang di Rumah Tiup dengan harapan agar teman2 penggemar bisa melihat dan mencobanya langsung, tidak lagi sekedar tahu dari gambar2nya saja. Namun apa yang kini terjadi? Saxophone itu kini telah kehilangan "leher".... Entah dimana leher itu kini berada, yang terang yang dirugikan adalah kita semua para pecinta saxophone. Kita tidak bisa lagi menikmati keindahan suaranya, kita kehilangan keistimewaannya. Padahal ditempat lain leher itu tak begitu berharga bahkan mungkin tidak berguna. Tak hanya leher Selmer tapi leher alto Yanagisawa juga raib. Saya berdoa agar leher itu bisa kembali dan yang telah iseng mengambilnya bisa sadar akan kesalahannya. Mari kita doakan bersama-sama... (Ini peristiwa beberapa waktu lalu)
Adolphe Sax tak hanya dikenal sebagai pencipta saxophone tapi juga menciptakan berbagai alat musik tiup semacam gambar2 ini:

Sunday, March 22, 2015

SAXOPHONE..., LEMBUT, TAHAN BANTING...

Saxophone terbuat dari bahan metal, kuningan. Mendengar kata "metal", kita langsung mendapat kesan itu adalah sesuatu yang kaku, keras dan kuat. Namun kalau kita melihat sosok saxophone, kesan kaku itu sirna.Yang muncul justru kesan artistik dan lembut... Ya, ternyata dibalik kekuatan material saxophone terdapat kelembutan dan kecantikan. Itu baru sosoknya..., belum suaranya. , wiiih... Semoga begitu juga dengan kita-kita, lembut namun tahan banting...

Kado Ulang Tahun...

Nyonya ku bertanya:" Pa, kamu ingin hadiah apa di hari ulang tahunmu...?" Aku jawab:" Keberadaanmu di sisiku senantiasa, adalah kado yang sangat berarti buatku.. Thanks mam." Hmmm.... Dan ini gambar bunga, kado dari Nyonya...

Saxophone..., mungil, enak...

Saxophone itu mungil, sehingga enak dipeluk dan dipangku. Bayangkan kalau mangku piano.... Kagak ada enaknya....!

Saxophone..., sexy

Pantes saja saxophone itu terkesan sexy..., karena tak selembar benangpun menutupi bodynya. Haiyaaa....

LATIHAN BARENG...

Rumah Tiup Pasar Rebo. Acara hari tadi, latihan bareng..., Lagunya: All Of Me. ... toet toeeetttt.... Ayo, siapa suka boleh ikuuuttt..