Lokasi Pengunjung Blog

Monday, March 30, 2009

I Lap Sax


Ya, ini gambar kite lagi ngelap saxophone. I lap sax, gitu loh...

Kayaknya gambar ini bagus juga ya kalau disablon di kaos T Shirt. Piye Jal?

Hobi Pakde


Wis jan, Pakde kita yang satu ini paling hobi nyebul, ngebul en..., ngibul. Lho?

Sunday, March 29, 2009

Pakde Sukro..., nemu untu


Maksud Pakde sih mau mbuang ludah di corong saxophone itu, ee..., malah nemu gigi palsu. "Lho, itu gigi siapa Pakde?"
"Ho'o nih, gigi falsu fakde cofot. He he he..." Kata Pakde sambil terkekeh memperlihatkan deretan giginya..., yang copot.

De Pakde..., ada2 saja.

Pakde Sukro..., in action


Weleh weleh..., pakde gaya banget lho. Nyebul saxophone sembari angkat2 kaki. Lagunya apa De? "Fengawan Folo" jawab pakde dengan lafal yang kurang jelas. Maklum mulutnya keganjel mouthpiece. He he...

Tokoh kita..., Pakde Sukro.


Ini tokoh kartun kita yang akan menemani hari2 mendatang kita dengan lagak dan aksinya yang penuh gaya. Sebenarnya sosok tokoh ini punya nama cukup panjang, yaitu Sukro Saxono Ajar Nyebul Nyoknyok Iso Nyoknyok Ra Iso. Tapi kita cukup memanggilnya Pakde Sukro, atau Pakde gitu aja.

Pakde Sukro punya ciri, hidung serupa terong, berkacamata bulat, kumisnya lebat, janggutnya dobel, pipi agak tembem en berjerawat. Blankon bertengger di kepalanya, bajunya surjan motif lurik dan sarungnya putih polos. Sandalnya selop ala Jogja.

Kegemarannya nyebul saxophone, ngrokok cangklong dan tentu saja..., mbanyol. Wis jan...

Saturday, March 28, 2009

Video..., crazy

Berkat teman2 juga akhirnya kita punya kolom untuk video, tidak hanya satu kolom, bahkan ada dua. Yang satu untuk tayangan video favorit, semisal permainan saxophone Stan Getz, yang lain kolom untuk penayangan "aksi" kita2 nanti.

Edisi pertama ini, video favorit kita isi dengan suara alunan merdu tenor saxophone yang dimainkan oleh tenoris Stan Getz. Saya suka dengan tiupan tenornya yang terdengar gandem marem itu. Sedangkan sosok yang lagi "berlagu" melantunkan lagu Crazy (biasanya lagu ini dinyanyikan oleh Julio Iglesias), adalah teman kita, mas Sugeng. Di sela2 kesibukannya sebagai dokter ahli anestesi, beliau menyempatkan diri "ngesax". Rupanya beliau tidak puas hanya dengan membius para pasiennya. Beliau ingin juga membius kita2 dengan permainan saxophone altonya. Wis jan...

Secara berkala, tayangan video itu nantinya akan selalu berganti. Bagaimana kalau kita ganti lagu2 nya seminggu sekali. Dan khusus untuk urusan video ini, kita akan dibantu oleh mas Yudhawar. Piye Jal?

Small, Medium, Large...


Ukuran clarinet ini, dan juga alat musik tiup lainnya seperti saxophone dsb., ada bermacam macam. Ada ukuran S,M,L,XL,double X bahkan triple X (kayak ukuran baju aja).

Gitu deh, ee..., gitu loh.

Close Up..., close and up


Ini gambar lubang nada, tutup lubang serta tangkai2 nya. Dengan adanya sistim tutup serta tangkai ini maka sebesar apapun dan sejauh apapun letak lubang itu, jari2 lentik kita masih dapat mengendalikan, "menari nari" dan memainkan nada2 alat tiup itu.

Gitu deh...

Friday, March 27, 2009

Daftar Pabrik Saxophone Jaman Dulu



Inilah daftar nama beberapa para pembuat saxophone di masa lalu yang bisa kita catat. Di luar daftar ini barangkali saja masih ada. Kalau ada yang mengetahuinya, silahkan menambahkannya ke dalam daftar.

Beberapa produk saxophone buatan mereka saat ini ada (ataupun pernah ada) dalam koleksi kita (dan semuanya saya dapatkan di Indonesia), di antaranya merek2:
Adolphe Sax, Buffet Crampon, Rampone, Hawkes, Gras. J., Conn C.G., Dolnet, Kessel Matthias J.H., Couesnon, Henri Selmer, Buescher, Romeo Orsi, Leblanc, Holton, Keilwerth, King Instrument, Amati, Boosey & Hawkes.

Tambahan lain adalah merek: Stentor, SML, Hammerschmidt (Ah, susah amat nulisnya...)

Gitu deh...

Pelecehan Saxophone..


Main saxophone tidak serius begini, mouthpiece bukannya ditiup tapi malah cuma diemut dan diklamut begini, boleh dong kita kategorikan sebagai..., pelecehan SAXophone. Ya nggak, ya nggak...

Piye Jal?

Thursday, March 26, 2009

VW Kodok


Kenapa ya, mobil VW macam ini disebut VW Kodok. Emang kayak kodok? Kalau suara saxophone kayak kodok..., itu sih memang bener. Terutama kalau kita lagi pertama kali belajar niup. Ngak ngek ngok..., begitulah bunyinya.