Lokasi Pengunjung Blog

Friday, December 23, 2011

SILENT NIGHT...

Lik Sopo Kae berkisah tentang lagu Silent Night.

Joseph Mohr (11/12/1792- 4/12/1848) yang mengarang syair “silent night” (aslinya tentu saja “Stille Nacht, Heilige Nacht”) adalah seorang anak yang tidak sedemikian beruntung. Ibunya seorang pekerja perajut (knitter), dan dia dihamili oleh seorang serdadu tidak bertanggung jawab, yang segera setelah tahu bhw pacarnya hamil dia ngabur. Joseph Mohr terpaksa dipelihara di rumah piatu.

Sejak kecil Joseph Mohr amat sensitif dan suka menulis syair. Karena dia anak “jadah” maka untuk belajar menjadi imam diperlukan ijin khusus dari Paus. Suatu ketika menjelang Natal 1818 orgel gereja paroki rusak, dan pastor Mohr di paroki Santo Nikolas di Obendorf ini meminta pengarang lagu bernama Franz Gruber. Maka lahirlah lagu “Stille Nacht” (Inggris: Silent Night), yang di banyak tempat menduduki sebagai lagu Natal setidaknya paling populer nomer 2.

Lagu ini bukan lagu Natal yang cukup tua (7 tahun lagi berumur 200 tahun). Tetapi dibandingkan dengan yang lain-lain (apalagi Jingle Bells dan White Christmas!!!) lagu inilah yang paling membangkitkan perasaan syahdu. Pada malam Natal dunia bisa terasa berhenti sejenak ketika lagu silent night dilantunkan....

BABY SAX...


Baby sax itu tak lain adalah saxophone jenis sopran, hanya saja modelnya bukan lurus panjang melainkan melengkung seperti pipa cangklong...

Friday, December 16, 2011

Friday, November 25, 2011

HIYA JUGA...

Ini cerita mbak Caca Dewi...., Pernah dulu guru saya bilang "kamu main saxophone jangan jadi jago,tapi jadilah penghibur untuk orang lain, karena orang sok jago itu banyak tapi mereka belum tentu bisa menghibur orang..."

Hiya juga ya....

Monday, November 21, 2011

Saturday, November 19, 2011

Thursday, November 17, 2011

Tuesday, November 8, 2011

GAYA LHO...


Weleh weleh..., pakde gaya banget.... Nyebul saxophone sembari angkat2 kaki. Lagunya apa De? "Fengawan Folo" jawab pakde dengan lafal yang kurang jelas. Maklum mulutnya lagi ngemut....

Saturday, October 22, 2011

Monday, October 17, 2011

Monday, October 3, 2011

YUK, MAIN SAXOPHONE


Tidak seperti yang terlihat, ternyata nyaxophone (main saxophone) cukup mudah. Beda dengan alatnya yang njlimet dan penuh tombol. Benda ini kalau sudah dipegang seolah-olah lekat di tangan, sangat melekat. Kalau sudah begitu, saxophone pun nurut saja. Mau ditiup lirih dia lirih, dihembus keras dia lepas suaranya. Tidak ditiup, ya diam saja…

Saxophone dapat pula menjadi penutup bagi mereka yang memiliki suara - maaf - tidak meng-"Indonesian Idol". Dengan saxophone kita dapat bernyanyi dengan penuh gaya tanpa dituntut untuk keluar suara ataupun menghapal syair. Ya nggak?

Cara memainkan saxophone sederhana saja, modalnya juga cuma do-re-mi. Karena hanya bermodalkan do-re-mi, maka dari mendengar lagu di teve saja kita sudah dapat menirukannya dengan persis plek. Dengan meniru saja sudah bisa, apalagi kalau paham not angka. Mahir dah! Makanya, bagi yang buta not balok tak perlu minder. Itu bukan halangan buat meniup saxophone dengan benul, dengan benar dan betul.

Tak perlu gemetar ataupun gentar memeluk saxophone. Pegang saja bodinya, tangan kiri di sebelah atas, tangan kanan di sebelah bawah. Kedua jempol dikandangkan saja di thumbrest, sedangkan jari lainnya di atas tombol yang sudah disiapkan.

Setelah semua jari ada di tempatnya, mulailah tekan tombol key. Tekan satu-satu mulai telunjuk kiri, berikutnya jari tengah, dan jari manis. Lanjutkan dengan tangan kanan, dari telunjuk dan berakhir di kelingking. Sekarang lepaskan tekanan satu per satu mulai dari bawah ke atas, bolak-balik. Tekan, lepas, tekan, lepas, dan seterusnya. Tuh, ... sudah bisa khan?

Saking mudahnya, kita bisa berpantomim dulu dengan membayangkan memegang saxophone kalau sudah kebelet main tapi belum punya. Lalu lantunkan lagu My Way, Misty, Juwita Malam, atau lagu apapun kesukaan kita.

Kalau saxophone sudah di tangan, pelajaran pertama adalah meniup mouthpiece, piranti sumber bunyinya. Tut-tuuuttt ..., begitu kira-kira cara meniupnya. Agar bisa bunyi, mouthpiece harus ditiup, jangan cuma diemut. Posisinya juga jangan sampai terbalik, sebab bibir akan terasa geli. Yang lihat pun ikut-ikutan geli.

Selamat bersaxophone!

CARI SAXOPHONE DIMANA?
Rumah Tiup Tina Saxophone, menyediakan macam2 alat musik tiup, saxophone, trumpet, flute, clarinet dsb., baru maupun bekas. Harga miring, kondisi prima, barang digaransi dan…., MENGAJARI GRATIS SAMPAI BISA.

Lokasi Rumah Tiup ada di Jakarta Timur, Pasar Rebo dan Cibubur, serta di Jogja.

Alamat di Pasar Rebo: Jl. H. Taiman Barat I Rt 002 Rw 02 Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Telp. 021-8411717 Hp. 08161439838 dan 021-99136199. (Belakang Rumah Sakit Umum Pasar Rebo).

Alamat di Cibubur: Jl. Alternatif Cibubur, Wisma Anggrek (depan POM Bensin SHELL), Telp. 0857 8113 8889. Jakarta Timur.

Alamat di Jogja: Jl. Kemetiran Kidul Gt II/726. Telp. 0274 512848 Hp. 0856 142 7774. Jogjakarta.