Lokasi Pengunjung Blog

Tuesday, September 23, 2014

SAXOPHONES masa kini



SAXOPHONES masa kini (Valentine, Antonio dsb)..., murah, bermutu, enak ditiup dan merdu.

Bisa dibilang kini saxophone sudah menemukan bentuk standarnya. Artinya modelnya nyaris seragam antara merek yang satu dengan yang lainnya, tidak urusan saxophone itu bikinan Eropa, Amerika atau Asia. Model neck, body, bow, bell, tone hole, key, guard dll., sudah sama. Tidak hanya itu, mutunya juga bagus. Konstruksinya kokoh, materialnya kuat, finishingnya rapi dan enak dipakainya. Hal ini patut dipercaya. Mengapa? Mengingat di jaman tehnologi moderen seperti sekarang ini, apa sih yang tidak bisa dibikin bagus dan sempurna? ‘Tul nggak?

Penerapan tehnologi moderen dalam memproduksi saxophone itu, selain membawa kepada kesempurnaan pastilah juga berefek terhadap effisiensi. Ongkos produksi dapat ditekan melalui unsur fixed cost maupun variable cost nya. Dan sebagai dampak positipnya, kita jugalah yang kemudian kebagian asyik serta enaknya. Sekarang kita bisa memiliki saxophone baru, bermutu, dengan harga yang “bersahabat”.

Dan beberapa waktu lalu di Asia, China dan Taiwan, muncul produsen2 alat musik tiup. Mereka memproduksi alat musik tiup termasuk saxophone. Kemunculan mereka sungguh saya syukuri, karena sekarang saya bisa “mendapatkan/mendatangkan” saxophone yang baru, yang berkualitas, yang harganya murah, dan dalam jumlah yang tak terbatas. Kesemuanya itu mendukung dan memberi harapan besar bagi saya akan terwujudnya cita2 ingin memasyarakatkan saxophone di Indonesia, ingin mencetak tidak hanya seribu, berpuluh ribu pemain dan penggemar saxophone.

Memasyarakatkan saxophone di Indonesia itu saya anggap penting. Mengapa? Karena bermusik itu baik, karena saxophone itu alat musik yang baik, dia sangat ekspresif, bisa lembut, bisa romantis, bisa menghibur, mungil tidak makan tempat, irit tidak makan listrik, dsb, dst, dll.

Wis tho, pokoke…, saxophone agawe rukun

No comments: